The Exorcist (1973)

Linda Blair as Regan MacNeil in The Exorcist

  • Directed by William Friedkin
  • Cast : Ellen Burstyn, Linda Blair, Jason Miller,  Max Von Sydow, Lee J. Cobb

Inilah film yang sering memuncaki list film paling menakutkan sepanjang masa. Berdasarkan novel berjudul sama karya William Peter Blatty, The Exorcist menjadi film horror pertama yang masuk nominasi Best Picture Oscar 1973 dan memenangkan 2 dari 10 nominasi. Film ini menuai banyak kontroversi ketika dirilis, dari kecaman organisasi agama hingga penonton yang muntah dan pingsan saat menonton di bioskop. Video resmi film ini juga sempat dilarang di Inggris selama 26 tahun.

Chris MacNeil (Ellen Burstyn) adalah aktris film dan ibu tunggal untuk putrinya Regan (Linda Blair) yang baru berusia 12 tahun. Suatu malam Regan mengeluh tempat tidurnya bergetar. Hari berikutnya, Regan menunjukkan perubahan psikologis yang mengganggu seperti mengumpat dengan makian kotor dan kejang di ranjangnya. Chris pun membawa Regan ke dokter, dari ahli saraf hingga psikiater gagal mendiagnosa kondisinya. Keadaan Regan semakin memburuk, ia mulai menyerang dirinya sendiri maupun orang lain secara fisik. Melakukan hal yang tak pernah terbayangkan dengan sebuah salib kecil, bahkan dapat membalikkan kepalanya 360 derajat.

Chris yang seorang atheis mulai yakin putrinya kerasukan, Ia pun mendatangi Romo Damien Karras (Jason Miller)– pastur sekaligus psikiater yang juga tengah krisis iman pasca kematian ibunya- untuk melakukan eksorsisme, sebuah ritual kuno pengusiran setan dibawah Gereja Katholik. Walau awalnya ragu, setelah beberapa pertemuan dengan Regan, Romo Karras pun meminta izin Gereja untuk melakukan eksorsisme. Yang kemudian mengutus Romo Lankester Merrin (Max Von Sydow), pastur senior yang telah berpengalaman dalam eksorsisme untuk membantunya.

Regan MacNeil - The Exorcist

Menonton The Exorcist di abad 21, kebanyakan orang tidak akan sangat ketakutan. Namun film ini tetap yang terbaik dalam menciptakan ketegangan lengkap lewat cerita, visual, teknis hingga akting pemainnya. Sementara efek khusus hampir tidak standar yang dipakai hari ini, tapi tetap tampak realistis dan mencekam. Begitu pula make-up yang luar biasa, selain transformasi wajah Regan yang kerasukan, lihat juga make-up Max Von Sydow yang waktu itu berusia 42 tahun tampak benar-benar berusia 70-an tahun. Film ini juga memiliki music score “Tubular Bells”  karya Mike Oldfield yang amat efektif membangun nuansa horror, tapi uniknya score tersebut sangat jarang muncul dan hanya muncul sesekali saja. Intinya, The Exorcist tidak perlu banyak musik menyebalkan untuk membentuk ketegangan seperti film horror modern sekarang ini.

Dari barisan akting, Ellen Burstyn sukses menunjukkan transformasi karakternya dari selebriti ceria menjadi ibu rentan– putus asa dengan keadaan putrinya. Lalu ada Max Von Sydow dan Jason Miller, keduanya merupakan aktor besar ketika datang ke ekspresi wajah dan akting fisik. Kinerja Miller khususnya penuh dengan nuansa. Namun Linda Blair- lah pusat kekuatan film ini, ia cemerlang ekspresif dan menyenangkan sebagai Regan sebelum kerasukan, kemudian langsung mengganggu saat karakternya kerasukan. Karena wajahnya secara bertahap berubah begitu juga aktingnya. Blair jelas sangat berdedikasi untuk pekerjaannya walau baru berusia 14 tahun. 

Apresiasi lain harus ditujukan kepada Mercedes McCambridge, aktris veteran pengisi suara Regan saat kerasukan. Ia rela merokok terus menerus, mengunyah campuran apel dan telur mentah hingga muntah-muntah untuk menciptakan efek suara iblis, sampai terdengar nyata menghantui penonton. Bila mendengar suara iblis, maka sulit mengatakan apakah itu pria atau wanita, karena sangat tidak manusiawi dan tampak tidak alami. McCambridge jelas telah melakukan pekerjaan brilian dengan suaranya.

The Exorcist mungkin tidak lagi menakutkan seperti dulu, tapi masih tetap menghibur sebagai sebuah film horror kuat yang memberikan ketakutan tak terlupakan. Film ini mampu membuat penonton merasa apa yang karakter rasakan, takut apa yang mereka takuti dan dibuat dengan baik pada berbagai tingkatan yang mempertemukan kisah mistis dengan agama, gagasan ilmiah, filosofis dan spiritual. Penggemar horor masih memilih ini sebagai film horor terbaik yang pernah dibuat, dan sangat mudah untuk melihat mengapa. Empat dekade setelah rilis, The Exorcist masih berdiri di antara pengekor yang tak terhitung jumlahnya.

Grade : A

31 thoughts on “The Exorcist (1973)

  1. cumakatakata August 4, 2012 / 4:20 pm

    kunjungan balik nih gan….

    kata pertama kali saya lihat blog agan adaah “ANJRIIIIIIIIT” saya kaget liat tu gambar serem…..
    thanks udah mampir ya gan…

    • Nugros C August 7, 2012 / 4:46 am

      hihi, make-up nya Regan emang serem gan..(blum lagi suaranya)

      *thanks juga gan uda mampir,keep visit

      • cumakatakata August 7, 2012 / 7:28 pm

        ok… sama-sama gan…

  2. bensdoing August 4, 2012 / 4:51 pm

    pecinta film horror juga yach sob….😀

    • Nugros C August 4, 2012 / 8:22 pm

      hehe, sebenernya ane ga menggilai satu genre tertentu,,
      kalo film horror, biasanya ane nonton yg emang review-nya bagus ^^

  3. Mila August 5, 2012 / 9:04 am

    horor barat emang selalu bagus … beda sama horor kita😛

    • Nugros C August 8, 2012 / 8:31 pm

      hehe-tapi ga semua horror barat bagus juga kok sist…

      kalo ane pribadi sih kalo film horror lebih suka yg dari thailand, mungkin karena kulturnya ga jauh beda sama kita
      (cuma bedanya sama kita, horror mereka tetep mementingkan cerita yg bagus &solid–kalo kita?
      u know lah apa yg dipentingin…^^)

  4. Akbar Saputra August 5, 2012 / 9:42 pm

    hwaaa saya dulu nonton The Shining dulu sambil prepare nonton The Exorcist (katanya The Shining itu film horor kedua terhoror sepanjang masa setelah The Exorcist). trailernya menjanjikan, reviewnya menjanjikan, tapi setelah ditonton…. ternyata saya sama sekali ga ketakutan~ maka dari itu jadi agak sangsi untuk nonton The Exorcist… mungkin saya harus belajar menonton film dengan memperhatikan latar waktu dibuatnya film ya, hahaha…

    • Nugros C August 10, 2012 / 4:52 am

      Nonton aja gan…

      beda kok sama The Shining (btw, ane suka The Shining lo..hehe, meskipun ane akui, suspense-nya baru kerasa menjelang ending doang!)
      Kalo The Shining kan ‘masih bisa diperdebatkan’ itu cerita ada hubungannya dgn gaib atau cuma semacem disorder yg dialami tokoh Jack Torrance (Nicholson), kalo The Exorcist mah jelas tentang kesurupan ^^

      Tapi kalo agan tanya, apa The Exorcist bisa ‘menakuti’ ane,
      jawabannya juga engga,haha-
      ane termasuk susah ngrasa horror kalo liat setan di film barat, but ane bisa ngerti lah knapa ni film banyak dinobatin jadi no.1 di list-list scariest movies of all time, best horror films all time dan semacemnya karena emang banyak adegan yg cukup berani and disturbing (and pada dasarnya ini tentang iblis vs agama juga sih), blom lagi kalo dengerin suaranya Regan pas kesurupan…lumayan bikin serem juga ^^

  5. VanGobel _52 August 6, 2012 / 5:01 am

    ni film nya masih gag niiihhhhhh

  6. alief001 August 6, 2012 / 1:59 pm

    klo ga salah di akhir cerita romonya ada yg tewas kan yaa :’D

    • Nugros C August 7, 2012 / 4:44 am

      wah…agan alief001 open spoiler aja nih, hehe
      udah nonton-kah gan?
      hm, selain Romo Karras & Romo Merrin, ada juga romo Dyer (sahabatnya Karras), well, sIapakah yg tewas? ^^

      • alief001 August 7, 2012 / 10:17 pm

        eng ing enggggg …..😀

  7. Ely Meyer August 7, 2012 / 5:06 am

    aku takut nonton film horror

    • Nugros C August 9, 2012 / 10:55 pm

      hehe, napa takut mba ?
      hanya film semata kok..^^

  8. dearmarintan August 7, 2012 / 11:48 am

    Wah, belom pernah nonton film ini nih, Gros.. gimana caranya bisa nonton, ada DVDnya ato download dmn nih? Makeupnya untuk ukuran taun itu nyeremin ya,, muka anaknya jadi kayak boneka rusak gitu hehehe..

    anyway, di sini kaskuser pencinta film semua ya? pada manggil pake agan-agan gitu, hehehe~

    • Nugros C September 16, 2012 / 1:24 pm

      Make-up The Exorcist emang one of the best ever deh…klo horor jaman sekarang kan make-up seremnya malah main CGI..

      ga semua disini kaskuser kok sist….cuma ane aja yang kebiasaan nulis kaya kalo di kaskus..wehehe..kebawa deh

  9. Agus Surachman September 4, 2012 / 3:23 pm

    Paling berkesan di film ini pas dibuka dengan suara lantunan Adzan (sempat mikir jangan-jangan salah film), dan ternyata di akhir film juga diakhiri dengan Adzan (spoiler :p)

    • Nugros C September 6, 2012 / 2:11 pm

      haha-iya gan ne juga baru ngeh klo di akhir ada suara azan lagi (apa maksudnye ye? ^^)

  10. ariohendra September 7, 2012 / 5:45 am

    Selain bagus, menurut ane ni film juga langka banget gan, susah nyarinya, kalo ada minta info dong hehe. Kalo gk salah film sejenis exorcist banyak kan? Itu nyambung atau mirip2 ya?

    • Nugros C September 9, 2012 / 5:30 am

      download aja gan…cari torrent-nya,
      yup, The Exorcist bisa dibilang ya emang dedengkotnya film anak kesurupan.Setelah film ini, ya emang banyak film2 dgn tema serupa,ada sekuel2nya juga.
      Tapi tetap ga bisa menyamai film ini coz kaya yg ane bilang di atas ‘ni film menciptakan ketegangan lengkap lewat cerita, visual, teknis hingga akting pemainnya’ (dan itulah yg ga bisa disamai/ ditandingi film2 sesudahnya…^^)

  11. freezerfananta September 15, 2012 / 10:40 am

    seremm juga yahhh…. sekarang masih ada enggak ya filmnya??

    • Nugros C September 16, 2012 / 1:22 pm

      paling download gan…soalnya ini film emang uda jadul abis…tapi tetep dapetlah atmosfernya

  12. kupuungu September 20, 2012 / 12:02 pm

    syok lihat foto pertamanya T__T
    btw sepertinya diremake sekarang ada lagi?

    • Nugros C September 26, 2012 / 12:09 am

      ^^
      belum ada remake-nya (semoga ga ada, ane uda bisa bayangin bakal jadi disaster tuh remake)

      tapi sekuel-prekuelnya emang uda pernah dibuat, and lebih tepatnya juga film2 cerita sejenis ini banyak dibikin sampe sekarang…

  13. itatea September 21, 2012 / 9:24 am

    maaaaak, sereeeeeem iih. tapi saia lbh takut film hantu dalam negeri.hehehe

    • Nugros C September 22, 2012 / 5:16 am

      sama sih..
      ane juga lebih takut film hantu lokal…
      *ehm,tapi bukan film yg taun2 blakangan ini…ga ada takut2nya deh sama horror2 lokal kita yg makin maksa*

      btw, thx for visit

  14. ngizzun November 26, 2012 / 12:17 pm

    mas brow dimana download filmnya?menarik kelihatannya.

  15. ryo October 3, 2013 / 7:30 am

    review tulisan pribadi nih gan..? Great..! kalimat2nya mampu ngangkat adrenalin dan rasa penasaran para pembacanya khususnya yg blom nonton… 🙂 good job…!

  16. indrakult November 7, 2015 / 12:11 pm

    uwah salah satu favorit saya nih, saat film horror nggak perlu cewek berbikini haha.
    sayang sekuelnya dan so called exorcist yang sebangsanya belum ada yang sesuai ekspektasi yaah..

    • Nugros C December 30, 2015 / 6:44 am

      Bener banget gan, jarang2 kan Oscar aja sampe ngelirik film yang horor suprantural.
      Untungnya ane gak pernah nyoba liat sekuel2-nya gan, sama aja kaya Psycho– banyak juga kan tuh sekuel2nya (yang tanpa campur tangan creator aslinya).

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s