The Perks of Being a Wallflower

Logan Lerman - The Perks of Being a Wallflower

  • Directed by Stephen Chbosky
  • Cast : Logan Lerman, Emma Watson, Ezra Miller, Mae Whitman, Kate Walsh, Dylan McDermot, Paul Rudd, Melanie Lynskey, Joan Cusack

Diangkat dari buku best-seller berjudul sama yang rilis tahun 1999, film ini ditulis dan disutradarai oleh sang penulis buku sendiri, Stephen Chbosky. The Perks of Being a Wallflower menjadi drama indie yang cukup mengejutkan muncul di list Top 10 beberapa kritikus dan Top 10 National Board of Review. Awalnya saya pikir ini hanyalah film coming of age remaja biasa saja, tapi melihat Emma Watson dan Ezra Miller memenangkan beberapa award best supporting kelompok kritikus, membuat saya penasaran dengan film ini.

Charlie (Logan Lerman) adalah anak yang tertutup, kutu buku, dan baru menghabiskan beberapa waktu di rumah sakit mental. Sebelum hari pertamanya masuk SMA, Ia mulai menulis untuk seorang teman anonim dan bertekad untuk mendapat teman di SMA. Hari pertamanya, Ia tak mendapat teman seorangpun dan mulai menghitung harinya di SMA, 1385 hari lagi (SMA disana 4 tahun). Charlie menghabiskan waktunya membaca buku-buku sastra klasik seperti To Kill a Mockingbird. Ia tetap tak memiliki teman sampai pertemuannya dengan kakak kelasnya yang konyol, Patrick (Ezra Miller) dan saudari tirinya, Sam (Emma Watson).

Patrick dan Sam mengenalkan Charlie pada dunia baru, mengajaknya ke pesta murid senior dan pertunjukan broadway. Hingga di satu titik Charlie mengaku pada Sam bahwa satu-satunya teman baiknya baru bunuh diri. Pengakuan yang membuat Sam dan Patrick tahu bahwa Charlie membutuhkan sahabat. Sementara Charlie mulai jatuh hati pada Sam, ia juga mengetahui bahwa Patrick adalah seorang gay yang menjalani hubungan backstreet dengan atlet footbal sekolah. Semua teman-teman Charlie adalah senior, dan ia membuat kesalahan yang membuat mereka menjauh sementara. Tapi kemudian ia melakukan sesuatu yang membuat mereka mencintainya lebih dari sebelumnya.

Emma Watson - The Perks of Being a Wallflower

Sekilas film ini tampak seperti drama remaja biasa. Tetapi Chbosky yang mengadaptasi sendiri novelnya, memiliki kemampuan luar biasa untuk mengisahkan cerita remaja yang tidak cabul dan eksploitatif. Tak ada seks, narkoba, atau komedi slapstick, melainkan sebuah film coming of age yang hangat dan sederhana. Merekam kehidupan remaja senatural mungkin dengan semua elemen kecil- dialog, setting, dan musik untuk membangkitkan emosi yang tepat di tiap adegan. Walau tidak disebutkan setting waktunya, kita tahu film ini bersetting sebelum 2000an, tidak ada HP atau MP3, tak ada Facebook atau Google.

Logan Lerman benar-benar berhasil membawa beban emosional karakter Charlie di pundaknya, canggung dan tragis tapi tetap menyenangkan. Emma Watson dengan aksen Amerika yang kuat membuktikan bahwa dia bukan lagi Hermione dari serial Harry Potter, menampilkan kedewasaan dan sisi rapuh Sam yang menyimpan ketidakpercayaan diri. Dan tentu ada Ezra Miller yang brilian sebagai Patrick, begitu likeable dan membuat penonton ingin berteman dengannya, menunjukkan fleksibilitas aktingnya berbalik 180 derajat dengan performanya tahun lalu sebagai remaja sosiopat pembunuh di We Need to Talk About Kevin. Mereka bertiga pun sukses menumbuhkan chemistry yang amat alami.

Ini bukanlah film yang inovatif dan eksperimental, tapi dalam kesederhanaan itulah film ini menunjukkan perjuangan nyata yang dilewati remaja menuju kehidupan yang sebenarnya. Film indie remaja langka yang menceritakan sebuah cerita dengan rasa yang kuat dari waktu, tempat dan karakter. Membawa kembali memori SMA dipadu skenario cerdas dan akting alami yang memukau. Membuat saya memahami mengapa beberapa kritikus menempatkan film ini di Top 10 mereka. Btw, Darren Aronofsky mengajak Emma Watson dan Logan Lerman di film barunya, Noah, setelah melihat akting mereka di film ini. Well, we’ll see.

Logan Lerman and Ezra Miller - The Perks of Being a Wallflower

Grade : A-

19 thoughts on “The Perks of Being a Wallflower

  1. Fariz December 25, 2012 / 9:25 pm

    I LOVE LOVE LOVE this movie. Masih blm nulis reviewnya padahal udah nntn berulang kali haha bener2 heartwarming dan honest banget. Dan mereka bertiga bagus banget mainnya :))

    • Nugros C December 26, 2012 / 7:54 pm

      iya Riz, ni film natural banget, ga neko-neko tapi abis nonton tuh berkesan banget,
      kalo ane bikin TOP 10 2012 juga sekarang, ni film masuk deh, ^^

  2. Ilham January 1, 2013 / 2:40 pm

    jadi pengen nonton. (komentar standar😆 ) emma watson makin keliatan “mateng” aja nih.😛

    • Nugros C January 2, 2013 / 1:38 am

      haha,unduh aja Gan..ni film termasuk ‘indie’,jadi kayanya ga bakal masuk bioskop kita..
      Kayanya ‘mungkin’ karir Emma bakal jadi yg paling bagus diantara trio Harpot, taun ini dia maen di film Darren Aronofsky pula ^^

  3. Andy Putera January 2, 2013 / 1:15 pm

    seperti sebuah catatan personal, ceritanya sederhana tapi nampol banget, dan quote2nya benar2 motivating banget :)))

    • Nugros C January 4, 2013 / 7:38 am

      yup, quote favorit nih pastinya
      “We accept the love we think we deserve” ^^

  4. destini January 3, 2013 / 12:56 am

    waaah ada emma watson, Logan Lerman sama Erza Miller *mupeng. Jadi penasaran nih sama film ini…
    btw DVDnya ada ngga ya?😮

    • Nugros C January 6, 2013 / 5:16 am

      ini film indie Tar, jadi kemungkinan nemu dvd -nya kecil deh ^^
      download satu-satunya jalan buat nonton ini🙂

      • destini January 6, 2013 / 10:25 am

        minta link-nya dong masbro…hehe

      • Nugros C January 6, 2013 / 3:21 pm

        link torrentnya disini Tar..
        kamu uda punya app torrent-nya blom tapi? ^^

      • destini January 7, 2013 / 3:04 pm

        belum punya dan aku nggak mudeng..berarti nggak bisa langsung download ta?

      • Nugros C January 10, 2013 / 3:31 am

        download app-nya dulu dimari,free kok, ntar diinstal deh di lepi.
        Abis itu baru buka link buat download filmnya, enak kok pake torrent mah bakal jalan otomatis asal connect,, ga kaya IDM kudu di-resume🙂

  5. tysonadhy January 5, 2013 / 3:16 am

    kagak ada di 21, jambakan pun belum ada…..

    *lamanyaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa

    • Nugros C January 5, 2013 / 3:24 am

      unduh mang tyson..hehe
      ni film baru masuk nominee best adapted screenplay Writer Guild Award (WGA) looo…
      biasanya seeh nomine WGA bakal ketransfer ke Oscar ^^

      • tysonadhy January 6, 2013 / 11:58 am

        penasaran ma Ezra Miller sebenernya drpd ma Emma Watson, stlh dia phsyco abis jadi Kevin….

      • Nugros C January 6, 2013 / 6:36 pm

        beda banget deh si Ezra disini, jadi openly gay yg asyik & easy going,
        180 derajat dah bedanya ama Kevin ..

  6. Hendry February 5, 2013 / 5:21 pm

    Baru sempet nonton beberapa waktu yang lalu. Mantep banget tiga cast utamanya. One of my favorite movies in 2012!

    • Nugros C February 7, 2013 / 12:46 pm

      couldn’t agree more Bang,
      sangat heart-warming sekaligus bisa ngajak kita nostalgia.. ^^

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s