ARGO

Ben Affleck in Argo

  • Directed by Ben Affleck
  • Cast : Ben Affleck, Bryan Cranston, Alan Arkin, John Goodman, Tate Donovan, Clea DuVall, Christopher Denham, Scoot McNairy, Kerry Bishe, Rory Cochrane, Victor Garber, Kyle Chandler

Ben Affleck mungkin tidak pernah benar-benar menjadi aktor yang ‘bagus’, tapi bakatnya sebagai sutradara memang tak dapat disangkal. Setelah Gone Baby Gone dan The Town , Affleck kembali dengan Argo- thriller politik berdasar kisah nyata tentang agen CIA Tony Mendez yang menyelamatkan enam diplomat AS dari Iran selama krisis Revolusi Iran tahun 1979. Argo dinominasikan 7 Oscar, tapi gagal mendapat nominasi Best Director untuk Affleck- yang menjadi salah satu snub paling banyak dibicarakan di ajang Oscar tahun ini selain snub Kathryn Bigelow. Walau begitu, Argo sukses memenangkan Best Picture dan Best Director baik di Critic Choice Award maupun Golden Globe. Dan baru saja memenangkan SAG Award untuk Best Cast.

Argo dimulai dengan gambaran singkat hubungan AS-Iran abad dua puluh. Intelijen AS dan Inggris membantu menggulingkan perdana menteri Iran yang dipilih secara demokratis dan mengangkat Shah Reza Pahlevi- yang kemudian menjadi diktator. Setelah bertahun-tahun penindasan, Shah dikudeta oleh pemimpin syiah- Ayatollah Khomeini dan kabur ke AS. Saat itulah terjadi ketegangan antara AS dan Iran dimana Iran menuntut AS memulangkan Shah untuk diadili. Tetapi karena AS menolak, massa di Iran pun menduduki kedutaan besar AS di Tehran dan menyandera 52 staff diplomatik. Di tengah kekacauan, enam diplomat- 4 pria dan 2 wanita berhasil melarikan diri dan bersembunyi di rumah duta besar Kanada.

Di AS, CIA mencari cara paling aman untuk menyelamatkan 6 diplomat yang bersembunyi di Kedutaan Kanada. Agen Tony Mendez (Ben Affleck) mendapat ide brilian, yakni berpura-pura menjadi produser film Kanada yang mengambil lokasi di Iran dan kemudian menerbangkan keenam diplomat keluar dari Iran menyamar sebagai kru film. Ide itu ditentang banyak petinggi CIA. Namun berkat bantuan make-up artist pemenang Oscar John Chambers (John Goodman) & produser veteran- Lester Siegel (Alan Arkin), Mendez pun berhasil membuat proyek film fiktif berjudul “Argo”. Ia pun terbang ke Iran di tengah krisis anti-Amerika yang tak hanya mempertaruhkan nyawanya sendiri tapi juga keenam diplomat yang menjadi bagian misinya.

Tate Donovan,Clea DuVall,Christopher Denham,Kerry Bishé,Scoot McNairy,Ben Affleck and Rory Cocharane in Argo

Lewat Argo, Affleck berhasil memadukan Skenario tajam Chris Terrio dengan editing yang sempurna, membangun nuansa ketegangan politik dengan hati-hati dan mendetail- agak dramatis tapi masih faktual. Adegan militan Iran yang menduduki kedutaan AS di Tehran diambil begitu intens dan mendebarkan. Dan tentu adegan klimaks film- jelang ending yang tak kalah menegangkan. Tetapi, apa yang belum dilakukan Affleck dan Terrio adalah menghidupkan karakter-karakternya. Sementara penonton berharap misi Mendez akan berhasil, itu lebih karena ‘rencana’-nya daripada kepedulian pada tokoh-tokohnya baik Mendez maupun keenam diplomat di Iran.

Untuk itu, saya lebih suka menyebut Argo sebagai sebuah film ensemble, dimana semua aktor memberikan yang terbaik untuk membuat film begitu kuat tanpa ada yang benar-benar menonjol. Ben Affleck sebagai peran utama tidaklah buruk, tapi juga tak spesial dan tidak membuat penonton rooting untuk dia, berbeda dengan kesan saya pada Jessica Chastain di ZD30 yang perannya agak mirip dengan Mendez. Di jajaran cast Argo, hanya Alan Arkin yang dinominasikan Oscar best suporting actor, tapi (imho) karakter Arkin tidak benar-benar berkesan, dia tampak seperti mengulang peran Grandpa di Little Miss Sunshine

Pada akhirnya Argo adalah sebuah ‘film tentang film’ yang menghibur dan menceritakan sejarah heroisme Amerika tanpa terlalu ofensif terhadap Iran (contohnya opening gambaran sejarah AS-Iran yang cukup netral). Ben Affleck membuktikan bahwa dia seorang director muda menjanjikan yang sukses menyatukan script cerdas, humor gelap, ensemble cast apik dan ketegangan sempurna- membuat Argo menjadi salah satu film terbaik 2012. Akankah Argo mencetak sejarah menjadi film kedua setelah Driving Miss Daisy yang memenangkan Best Picture Oscar tanpa nominasi Best Director? Well, we’ll see.

Alan Arkin and Ben Affleck in Argo

Grade : A-

17 thoughts on “ARGO

  1. omnduut January 28, 2013 / 2:40 pm

    Jika menang, tanpa dinominasikan sebagai sutradara terbaik pun, rasanya Bang Ben bisa ‘mengkick’ panitia oscar secara gak langsung hehehe

    • Nugros C February 2, 2013 / 12:07 pm

      yah dengan kemenangan berturut-turut di Critic Choice, Globe, and PGA plus SAG aja udah cukup ‘meng-kick’ AMPAS sebenarnya..tapi entahlah, oscar & AMPAS taun ini sulit ditebak ^^

  2. noirsea13 January 28, 2013 / 9:26 pm

    Filmnya keren, enjoyable dan ga bertele-tele. Ini love letter-nya Affleck buat sinema kali ya.😀

    • Nugros C February 2, 2013 / 12:04 pm

      yup bisa dibilang ini film “paling aman” buat menang Best Pic,
      Zero Dark 30 udah dimatikan sama media gara2 kontroversinya (sigh..), Lincoln ga semua orang suka..

  3. joegievano February 1, 2013 / 10:26 pm

    musti di tonton, siapa sangka ben afleck yg pernah main di mallrats (pas banget jadi karakter asshole) ternyata punya bakat sutradara terpendam?

    • Nugros C February 2, 2013 / 12:01 pm

      yang juga main di film superhero ‘luar biasa’ berjudul Dare Devil, hehe
      tapi mungkin emang lebih baik dia di balik layar.. sudah terbukti lebih bagus ^^

  4. tysonadhy February 3, 2013 / 12:57 am

    mana ini review the master ? wkwkwkwkwkwkw

    • Nugros C February 4, 2013 / 3:36 pm

      Nunggu tayang di Dieng theatre nih..hehe,
      lagi proses unduh nih mang…*rada telat juga dapet file-nya*
      ditunggu dah review-nya…

      • tysonadhy February 4, 2013 / 4:16 pm

        i scratched my head too much when i watched it
        i know the word but i don’t know what they’re talking about…
        I’m out from that cult, haha
        bad mood + serious movie = headache
        hahahahaha

      • Nugros C February 4, 2013 / 4:55 pm

        waduh..kayanya lebih ‘divisive’ daripada There will be blood nih.. ^^
        is Phoenix really more deserve ‘recognition’ than Daniel as Lincoln ?

  5. GunMonkey February 8, 2013 / 9:47 pm

    Saya ingat peristiwa penyanderaan Iran (saya sudah tua)…jadi saya suka film ini banyak. Kasian Ben….bukan nominasi untuk Sutradara Terbaik…Hollywood masih belum diampuni untuk “Gigli”…

    • Nugros C February 21, 2013 / 1:53 pm

      wow serius mas..(eh, apa boleh manggil Om nih🙂 )
      Kayanya sih director branch (kumpulan ratusan sutradara yg bagian milih nomine buat best director) kayanya pada sirik tuh sama kesuksesan Ben dan Argo-nya makanya ga dipilih deh…hihi, analisa ane aja…(mereka sirik juga sama Bigelow..)

      ane belum pernah liat Gigli, tapi liat Pearl Harbour sama Armageddon, dan ya..akting si Ben emang..’meh’
      jalannya lebih baik jadi sutradara emang !

  6. Akmal Fahrurizal February 23, 2013 / 4:32 pm

    Saya makin tambah suka sama si Ben Affleck setelah munculnya Argo ini. Skill directing sama acting-nya semakin berkembang pesat.

    • Nugros C March 2, 2013 / 3:58 am

      skill directing = yes
      akting = entahlah🙂 ane belum terkesan, di Argo juga ekspresinya gitu-gitu aja si Mendez ^^

  7. meta fitrin harisno (@metmovies) March 4, 2013 / 10:07 pm

    Meskipun saya lebih mendukung Zero Dark Thirty, tapi Argo tetep pantas jadi pemenang Oscar tahun ini. Ceritanya dari awal menarik untuk ditonton karena dipadukan dengan humor dan gaya dokumenter plus ketegangan yang terbangun dengan rapi dan di-edit dengan brilian.

    Wah blognya keren banget mas nugros. Artikel-nya juga mengingtkan saya beberapa poin yg terlupa. Thanks..

    Mas boleh izin tukeran link ga? ini link saya : http://focus-ondvd.blogspot.com/

    Tq

      • Nugros C March 12, 2013 / 12:02 am

        trims sudah berkunjung juga kak Meta ^^

        tentang Argo ; ya…mungkin memang film inilah yang paling feel-good bagi Oscar, setidaknya dalam film ini AS lah pahlawannya, tidak seperti ZD30 (Favori pribadi saya) yang terlalu jujur menunjukkan sisi gelap AS🙂

        yup, link blog-nya udah dipasang ^^

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s