SNOWPIERCER

Octavia Spencer, Tilda Swinton, Ewen Bremner, Chris Evans, Luke Pasqualino, Ko Ah-sung and  Song Kang-ho in Snowpiercer

  • Directed by Bong Joon-ho
  • Cast : Chris Evans, Tilda Swinton, Song Kang-ho, Jamie Bell, Octavia Spencer, John Hurt, Ko Ah-sung, Ed Harris, Ewen Bremner, Alison Pill, Luke Pasqualino, Vlad Ivanov

Selain Trilogi Vengeance karya Park Chan-wook, The Host dan Mother karya sutradara Bong Joon-ho adalah beberapa film Korea yang sangat berkesan buat saya. Maka tak diragukan lagi, film berbahasa inggris (Hollywood) pertama Bong Joon-ho ini jelas menjadi salah satu film yang sangat saya antisipasi tahun ini. Snowpiercer sendiri diadaptasi dari novel bergambar Prancis, Le Transperceneige yang berkisah tentang bumi di masa depan yang mengalami zaman es setelah sebuah percobaan untuk mengatasi global warming ternyata gagal, dan membuat bumi terkubur dalam es.

Tahun 2014, bumi membeku setelah kegagalan eksperimen untuk menghentikan pemanasan global. Tak ada yang bisa bertahan. Penduduk bumi yang tersisa hanya beberapa ribu orang yang hidup di sebuah kereta cepat yang dirancang sedemikian rupa dan berjalan tanpa henti mengelilingi daratan bumi sepanjang tahun. Kereta ‘Snowpiercer’ dirancang dan dikendalikan oleh Wilford (Ed Harris) di bagian paling depan, tiap gerbong dihuni oleh kelas berbeda. Bagian depan, untuk orang kaya lengkap dengan kemewahan. Sementara gerbong paling belakang dihuni warga miskin yang tiap hari ditindas pasukan penjaga bersenjata dibawah komando Mason (Tilda Swinton), mereka pun hanya disediakan makanan berupa ‘balok protein’ seperti agar-agar berbentuk balok.

Tahun 2032, meletuslah pemberontakan besar penduduk miskin di gerbong paling belakang untuk merebut kendali kereta. Dipimpin oleh Curtis (Chris Evans) -dibantu rekannya, Edgar (Jamie Bell) dan Tanya (Octavia Spencer), mereka berhasil menerobos pasukan penjaga. Tetapi untuk bisa maju ke gerbong berikutnya, mereka butuh bantuan seorang napi bernama Nam (Song Kang-ho) yang merupakan perancang pintu gerbong kereta itu. Setelah membebaskan Nam dan putrinya, Yona (Ko Ah-sung), mereka pun mulai melewati gerbong demi gerbong. Setiap gerbong menawarkan kejutan dan bahaya baru yang siap mengancam nyawa mereka.

Tilda Swinton in Snowpiercer

Lewat Snowpiercer, Bong Joon-ho berhasil membuktikan kepiawaiannya merangkai thriller, drama dan action sekaligus. Seperti The Host, film ini pun memunculkan kritik sosial-politik serta humor gelap di tengah kesuraman kisahnya. Sisi Action juga digarap tak tanggung-tanggung, sebuah ‘pertarungan indah’ di pertengahan film sungguh epik dan memorable. Joon-ho juga tak segan membunuh karakter begitu cepat dan tak terduga,(seperti yang dilakukan Alfonso Cuaron di Children of Men.) karakter yang kita mulai suka, tiba-tiba disingkirkan begitu dini. Secara teknis, Snowpiercer tampil menawan lewat desain produksi dari Ondrej Nekvasil. Seperti main video games– dimana tiap gerbong memiliki fungsi dan kejutan berbeda, dari akuarium raksasa, restoran sushi hingga kelas TK ala Disney (yang juga menjadi salah satu scene favorit saya, jaw-dropping moment !

Bong Joon-ho begitu cerdas memadukan aktor dari mancanegara menjadi ensemble yang unik, dengan Tilda Swinton sebagai MVP di film ini. Swinton sebagai Mason, tampil unik dan manipulatif dengan outfit dan gestur ala Iron Lady– Margareth Tatcher. Sementara, reuni duo Ayah-anak dari film Joon-ho sebelumnya, The Host, aktor watak Song Kang-ho & Ko Ah-sung juga mampu mengimbangi deretan nama besar Hollywood di Snowpiercer. Chris Evans sebagai peran utama juga membuktikan bahwa tanpa kostum superhero pun, Ia bisa tampil dipercaya sebagai hero dengan karakter kompleks seperti Curtis. Namun yang mencuri film ini adalah dua tokoh ‘anonim’ yakni tokoh Ibu guru TK (Alison Pill) dan bodyguard Mason, seorang assasin yang diperankan aktor Romania, Vlad Ivanov yang meninggalkan kesan tersendiri setelah kredit bergulir.

Pada akhirnya, Snowpiercer- yang belum rilis di Amerika ini, tak diragukan lagi menjadi salah satu film favorit saya tahun ini. Sebuah film sci-fi yang memadukan drama, thriller, dan action begitu sempurna dengan deretan pemain bercita rasa internasional. Berbeda dari film Hollywood lain, Bong Joon-ho jelas menunjukkan pada dunia sebuah scifi-action yang tetap berkualitas, gelap, penuh kekerasan, namun tetap jujur menunjukkan sisi kemanusiaan yang mau tak mau mengingatkan saya pada Children of Men. Sebuah epic sempurna tentang masa depan, akhir zaman, & perbedaan kelas yang mengejutkan dari awal hingga akhir. Very well done.

Ko Ah-sung,Chris Evans,Tilda Swinton and Octavia Spencer in Snowpiercer

Grade : A-

6 thoughts on “SNOWPIERCER

  1. lazione budy November 30, 2013 / 3:06 am

    wew, tayang di jiffest nih, reviewnya bagus.

    • Nugros C December 17, 2013 / 4:57 am

      sekarang masih ada kok di Blitz,
      ga mengecewakan deh ni film !
      Sentuhan Joon Ho-nya ga hilang

      • lazione budy December 17, 2013 / 5:01 am

        ga ada bioskop di sini, nunggu dvd bajag-annya aja.

      • Nugros C December 17, 2013 / 5:10 am

        hihi, tinggal cuzz lah ke BCP…
        (atau tunggu saya invest bangun bioskop di San Diego🙂 )
        soalnya ni film release date di US juga belum jelas ^^ how lucky we are…

  2. novry December 2, 2013 / 7:28 am

    gua tunggu reviewnya dr kemarin-kemarin gros haha..12 years a slave uda panen penghargaan tuh kayanya dimana-mana.. pengen nyobain tapi belum dapet-dapet…

    • Nugros C December 17, 2013 / 4:59 am

      Ga ‘se-underexpected’ kaya Stoker-nya Park Chan-wook deh ni film,
      memuaskan !
      😦 gak liat 12 years a slave di Jiffest, kudu lama menanti tampaknya saya juga

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s