Star Wars: The Force Awakens

Domhnall Gleeson and Adam Driver in Star Wars Force Awakens

  • Directed by J.J. Abrams
  • Cast : Daisy Ridley, John Boyega, Harrison Ford, Adam Driver, Oscar Isaac, Carrie Fisher, Lupita Nyong’o, Domhnall Gleeson, Peter Mayhew, Andy Serkis, Mark Hamill

Star Wars: The Force Awakens hari ini telah mencetak banyak rekor secara komersil bahkan sebelum filmnya tayang. Harus diakui, Star Wars memang menjadi pioneer film blockbuster dengan teknologi tinggi di masanya. Saya pribadi bukan fans Star Wars, menyukai trilogi pertamanya tapi ya sebatas suka saja, tak sampai mencari tahu Star Wars Universe. Dan cukup mengantisipasi Star Wars episode VII: The Force Awakens ini, tapi tak berekspektasi terlalu  tinggi mengingat trilogi prekuel episode 1-3 yang sangat tak memuaskan itu. Untunglah, J.J Abrams berhasil menampilkan Star Wars episode terbaru ini dengan sentuhan nostalgia yang bisa memuaskan tak hanya fandom namun juga penonton pada umumnya.


30 tahun setelah peristiwa di Star Wars episode VI: Return of the Jedi. Kini, galaksi dalam ancaman jahat First Order pimpinan Kylo Ren (Adam Driver), Darth Vader wannabe dan General Hux (Domhnall Gleeson), seorang Hitler wannabe. Mereka sendiri dibawah komando Supreme Leader Snoke (Andy Serkis), sosok misterius yang ingin mengembalikan kejayaan Dark Force. First Order menghadapi perlawanan keras dari kelompok pemberontak Resistance pimpinan General Leia (Carrie Fisher). Untuk mengalahkan First Order, Resistance harus mencari sang Jedi terakhir, Luke Skywalker yang telah lama menghilang setelah merasa gagal dikhianati oleh seorang muridnya. Pilot andalan Resistance, Poe Dameron (Oscar Isaac) bersama droidnya BB-8 berhasil mendapat peta lokasi Luke (semacam USB flash drive) dari seorang tetua di Planet Jakku. Saat itulah Kylo Ren dan pasukan Stormtrooper First Order menyerang. Sebelum tertangkap, Poe menyuruh BB-8 membawa peta itu ke tempat yang aman menjauh dari pembantaian.

Poe tertangkap dan disiksa oleh Kylo Ren hingga diselamatkan seorang Stormtrooper yang membelot FN-2187 yang kemudian dipanggil Finn (John Boyega). Bekerjasama, keduanya berhasil meloloskan diri dari markas First Order, terbang menuju planet Jakku untuk mencari BB-8. Sayangnya Poe tak selamat, Finn pun meneruskan misi menemukan BB-8 dan mengamankan peta lokasi Luke. Namun BB-8 telah ditemukan seorang gadis pemulung, Rey (Daisy Ridley). Tak lama pasukan First Order menyerang Jakku dan mengejar Finn, Rey, dan BB-8. Dengan keberuntungan, Rey berhasil membawa mereka terbang dengan pesawat rongsokan Millenium Falcon yang sudah bertahun-tahun tak bisa diterbangkan. Tanpa mereka ketahui, hidup mereka dalam bahaya.

Daisy Ridley in Star Wars The Force Awakens

J.J Abrams sungguh berhasil mengusung kembali ide original Star Wars. CGI overloads  pada episode 1-3 tak ditemukan disini, penggunaan props yang real dipadu CGI yang pas membawa penonton (dan fans) kembali ke dunia Star Wars yang George Lucas ciptakan 38 tahun lalu. Selain battle sequence yang seru, lokasi, benda, serta penampakan makhluk galaksi yang muncul disini terasa begitu nyata. Dari segi naratif, skenario dari Abrams dan Kasdan yang merampungkan draft yang ditulis Michael Arndt sukses menghindari blunder yang dilakukan trilogi prekuelnya. Tak ada omong kosong politik yang membuat Force Awakens terasa lebih smooth alurnya dan bisa dinikmati siapa saja, bahkan yang tak pernah menonton seri Star Wars sebelumnya.

Penonton awam (yang tak melihat trivia, news dan trailer Force Awakens) saat film dimulai, kebanyakan mengira Poe Dameron-lah jagoan utama film ini. Mengingat Oscar Isaac secara fisik dan jam terbang menjadi sosok paling pas menjadi peran utama tradisional Hollywood. Namun tim casting film ini dengan cerdas memilih pemain yang relatif unknown, Daisy Ridley dan John Boyega sebagai pemain utama. Keduanya sukses menawarkan penampilan dan chemistry alami yang kuat sehingga memikat penonton pada petualangan mereka. Di sisi antagonis, Adam Driver yang meski saat membuka topeng, agak tak meyakinkan sebagai villain utama. Tapi secara karakter, Ia tampil apik menunjukkan sosok villain labil yang masih struggling dengan kepercayaan dan jati dirinya sendiri. Dan tentu ada para pemain utama dari trilogi asli, Harrison Ford, Carrie Fisher, dan Mark Hamill. Yang meskipun tak banyak porsinya ( kecuali Ford dan Peter Mayhew sebagai Chewbacca) sungguh membawa penonton bernostalgia dengan chemistry lama mereka.

Fans Star Wars takkan kecewa dengan Force Awakens. Tetapi, jika ada yang kurang dari film ini ialah plotnya yang terlalu mudah ditebak, hampir paralel dengan original trilogy-nya. Cukup banyak plot point terlalu obvious. Dinamika Ayah-anak, anak yatim ditinggal di gurun, hingga tujuan utama menghancurkan Starkiller- senjata pemusnah massal atau apapun itu (Death Star 2.0 ?). Akibatnya, potensi punchline emosional yang seharusnya bisa ditangkap penonton menjadi tak sampai. Dan meskipun saya menyukai karakter Rey yang diperankan dengan gemilang oleh Daisy Ridley (damn, suara dan wajahnya mengingatkan saya pada Keira Knightley muda), tetapi banyak hal yang kurang masuk akal dari skill multitalenta-nya yang terlalu ‘ahli’ dari menerbangkan pesawat sampai pakai lightsaber .

Terlepas dari kekurangannya, Force Awakens merupakan sebuah sekuel yang tak dapat ditampik kesuksesannya menangkap esensi original Star Wars dan membuat penonton dan fans kembali jatuh cinta dengan saga di galaksi far far away ini. J.J Abrams berhasil menancapkan tonggak awal yang kuat dan menghibur dari seri pertama trilogi baru ini. Semoga seri keduanya yang akan disutradarai Ryan Johnson 2018 nanti mampu menangani kekurangan dari seri pertama ini dan tak melupakan esensi utama Star Wars sebagai sebuah saga pertarungan antar galaksi. Dan, satu lagi harapan saya, mereka punya Gwendoline bloody Christie sebagai Captain Phasma, please, use her for something! Well, we’ll see.

John Boyega, Peter Mayhew, and Harrison Ford in Star Wars The Force Awakens

Grade : B

 

 

2 thoughts on “Star Wars: The Force Awakens

  1. egi david December 30, 2015 / 7:43 am

    ane nyebutnya ceritanya terlalu klasik (maksude terlalu umum dan udah sering dipake di film-film lain) kylo ren yang anak han solo jelas banget jiplak mentah-mentah antara luke sama darth vader, Rey yang ternyata (mungkin) calon penerus jedi terlalu kebetulan terlibat masalah dengan sisi gelap, dialognya cheesy, adegan kylo ngebunuh ayahnya klise banget banyak adegan seperti itu di film-film lainnya, seperti yang agan bilang juga kemampuan terlalu hebat yang terlalu kebetulan dari rey apalagi pas rey bisa ngerebut senjata (ane gak tahu namanya ane bukan fans star wars hhehe) dari kylo, menghancurkan salah satu episode original trilogy dimana luke berlatih keras untuk bisa punya kemampuan seorang jedi, nah ini gampang banget si rey ngeluarin kekuatannya bener-bener aneh, plotnya dangkal, coba gan nulis ringkasan plot cerita stars wars episode 7 ini pasti agan cuma dapet beberapa paragraf dan satu lagi terlalu lemahnya pertarungan puncak yang juga diganggu oleh rey yang tiba-tiba punya “force”
    4,25/10 lah gan dari saya🙂

    • Nugros C January 4, 2016 / 4:22 am

      spoiler nih agan..haha *

      iya sih, adegan itu udah keliatan banget for million miles bakal terjadi, tapi entah mengapa temen2 ane pas nonton masih ada aja yang terkejut dengan perbuatan Kylo Ren itu.🙂 (tapi temen ane jarang nonton film sih, lebih ke nonton sesuai hype aja).

      Soal Rey , ane setuju, kemampuan dia terlalu tiba-tiba dan terlalu hebat, karena basic.nya gak diliatin dari awal, kita cuma diliatin dia mungutin sampah2 mesin/pesawat tapi ngga ada hints dia bisa nerbangin pesawat. Dan tiba-tiba aja….Millenium Falcon berhasil mengudara lepas dari pasukan First Order yang notabene lebih ‘terlatih’ kalo cuma buat ngejar pesawat dgn pilot amatir. Dan tentu aja, ada force sensitive yang….begitulah.

      4.25 kecil amat gan?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s